Mata Kuliah Teknologi Produksi Tanaman
1. Budidaya Kacang Tanah
Tanaman kacang tanah pada dasarnya dapat ditanam hampir di semua jenis tanah, mulai
tanah bertekstur ringan (berpasir), bertekstur sedang (lempung berpasir), hingga bertekstur berat
(lempung). Namun, tanah yang paling sesuai untuk tanaman kacang tanah adalah yang bertekstur
ringan dan sedang. Saat ini, sebagian besar (lebih dari 500.000 hektar) budidaya kacang tanah di
Indonesia dilakukan di tanah Alfisol. Budidaya kacang tanah di beberapa daerah menghadapi
kendala berupa pH tanah yang tinggi (alkalis) yang banyak tersebar di daerah sekitar gunung
kapur, seperti di pantai utara dan bagian selatan Jawa Timur dan Jawa Tengah dan DIY.
2. Budidaya Tembakau
Penanaman dan penggunaan tembakau di Indonesia sudah dikenal sejak lama. Komoditi
tembakau mempunyai arti yang cukup penting, tidak hanya sebagai sumber pendapatan bagi para
petani, tetapi juga bagi Negara Tanaman Tembakau merupakan tanaman semusim, tetapi di
dunia pertanian termasuk dalam golongan tanaman perkebunan dan tidak ermasuk golongan
tanaman pangan. Tembakau (daunnya) digunakan sebagai bahan pembuatan rokok. Usaha
Pertanian tembakau merupakan usaha padat karya. Meskipun luas areal perkebunan tembakau di
Indonesia, diperkirakan hanya sekitar 207.020 hektar, amun jika dibandingkan dengan pertanian
padi, pertanian tembakau memerlukan tenaga kerja hampir tiga kali lipat. Seperti juga ada
kegiatan pertanian lainnya, untuk mendapatkan produksi tembakau dengan mutu yang baik,
banyak faktor yang harus diperhatikan. Selain faktor tanah, iklim, pemupukan dan cara panen
Selengkapnya Klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar